Stok Batch & FEFO
Apa itu Batch Number?#
Setiap masuk atau keluar stok obat dicatat ke dalam BatchStok yang melacak:
- Nomor batch produksi
- Tanggal kadaluarsa
- Jumlah stok tersedia
Sistem FEFO (First Expired, First Out)#
Saat distribusi, RUANG OBAT otomatis memilih batch dengan tanggal kadaluarsa paling dekat terlebih dahulu. Hal ini memastikan stok kadaluarsa cepat habis digunakan sebelum stok lama yang lebih aman.
Langkah-Langkah: Manajemen Stok#
Melihat Stok Gudang#
- Buka menu Inventory → Stok Gudang.

- Gunakan tab untuk memfilter:
- Semua — menampilkan seluruh stok.
- Stok Habis — obat dengan stok = 0.
- Stok Hampir Habis — stok di bawah minimum.
- Stok Kadaluarsa — batch yang sudah expired.
- Stok Hampir Kadaluarsa — batch yang akan expired dalam 30 hari.
- Klik nama obat untuk melihat riwayat stok per batch.
Menerima Stok Non-Distribusi#
Gunakan menu Penerimaan Stok untuk menambah stok dari sumber non-distribusi (misal: pembelian langsung):
- Buka Distribusi & Permintaan → Penerimaan Stok.
- Klik "Buat penerimaan".
- Pilih Sumber Dana dan Supplier (jika ada).
- Pada tabel, klik "Tambah Baris".
- Pilih obat, masukkan nomor batch, tanggal kadaluarsa, dan jumlah.
- Ulangi untuk setiap obat.
- Klik "Simpan".
Melakukan Stok Opname#
Untuk menyesuaikan jumlah fisik riil dengan data sistem, lihat panduan lengkap di halaman Stok Opname.
Dashboard Widget#
Stok yang menipis dan batch yang sudah kadaluarsa akan muncul di dashboard widget:
- Stok Menipis — obat dengan stok di bawah batas minimum.
- Batch Akan Expired — batch yang akan kadaluarsa dalam 30 hari ke depan.
Penting#
- Stok dihitung otomatis setiap kali ada transaksi penerimaan, distribusi, permintaan, retur, atau opname.
- Selalu periksa tanggal kadaluarsa sebelum mendistribusikan obat.